ADA BU MINI DI PUSAT PERBUKUAN YOGYAKARTA. (by Suci Purbatin)

DSC08971 (FILEminimizer)Apakah anda merupakan salah satu orang yang mengaku gila informasi? kalau benar bagaimana cara agar anda dapat memuaskan rasa keingintahuan tersebut?. Pertanyan tersebut tentunya tidaklah sulit untuk dijawab bagi mereka yang gila akan informasi. Dan membaca merupakan jawaban yang kebanyakan mereka pilih. Dengan membaca seseorang dapat mengetahui semua kejadian atau peristiwa yang terjadi didunia, tanpa harus berada didekat atau waktu kejadian itu berlangsung. Karena masing-masing orang memiliki tujuan yang berbeda dalam membaca, maka dalam memilih bacaan disesuaikan dengan kesenangan, situasi, dan umur dari pembaca itu.

Selain karena hobi, maraknya program pemerintah untuk gemar membaca merupakan salah satu faktor yang membuat banyak orang yang gila membaca. Tidak hanya pelajar atau mahasiswa saja, orang tua saat ini juga tidak mau ketinggalan informasi. Hal inilah yang menyebabkan kebutuhan buku semakin banyak, walaupun variasi buku yang bermunculan tidak kalah banyaknya. Kebutuhan akan buku-buku tersebutlah yang menyebabkan sekarang ini banyak bermunculan pusat-pusat perbukuan disetiap kota. Dan salah satu pusat perbukuan yang terkenal adalah pusat perbukuan atau Shopping Centre yang terdapat di Yogyakarta.

Pusat berbukuan yang terletak di Jalan Senopati No. 3 Yogyakarta atau di sebelah selatan Pasar Beringharjo dan sebelah timur Benteng Vredeburg inilah, salah satu referen bagi mereka yang gila membaca. Dipusat buku tersebut tidak hanya dijual buku-buku baru tetapi juga buku-buku bekas yang masih layak dibaca. Harga yang ditawarkanpun cukup bervariasi, dari yang sampai jutaan sampai ada yang ribuan, tergantung jenis dan tebal buku. Keadaan pusat berbukuan ini juga cukup nyaman, kios-kios buku tertata dengan rapi dan didukung dengan keadaan yang bersih. Hal ini menyebabkan para pengunjung dapat betah berlama-lamaan dipusat buku, sambil memilih-milih buku yang sedang dicari.

Bu Mini, merupakan salah satu nama toko buku yang berjualan di pusat perbukuan tersebut. Nama lengkap pemilik toko itu adalah Sri Rukmini. Ibu Sri Rukmini atau yang biasa dipanggil Bu Mini sesuai dengan nama tokonya, sudah berjualan disana sejak tahun 1988. Dari dulu sampai sekarang Bu Mini selalu berjualan sendiri tampa melibakan pegawai. Hal ini dikarenakan selain toko yang dimilikinya kecil, penghasilan yang didapatkannya juga tidak menentu. Penghasilan dari berjualan buku tertinggi yang pernah diterimanya dalam sehari ialah 150.000,00. Kebanyakan dalam sehari ia hanya mendapatkan 20.000-30.000 atau tidak mendapat keuntungan sama sekali karena bukunya tidak terjual satupun. “lha ngeh pripun mbak, kadang blas mboten wonten sing tumbas”, ujar bu Mini.

Di toko kecil itu bu Mini berjualan buku baru dan juga buku bekas. Buku-buku yang dijual ditoko itu didapat dari koprasi dengan sistem bayar harian atau tuntas. Yang dimaksud sistem bayar harian ialah setiap hari petugas koprasi akan mendatangi toko untuk menagih uang buku. Sedangkan sistem bayar tuntas ialah pembayaran secara lunas saat pengambilan buku di koprasi. Harga buku yang dijualpun bervariasi atau bisa dibilang tidak terlalu mahal. Buku baru dipatok dari harga 125.000,00-15.000,00 sedangkan buku bekas 60.000,00-5000,00 tergantung dari jenis dan tebal buku. (Suci Purbatin_4D_09.1.01.07.0146_Feature)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s