PARANGTRITIS (By sumaji)

Jum’at, pukul 04.00 WIB. Bus yang membawarombonganmahasiswa UNP Kediri sampai di area parkiran parangtritis.Suasana masih nampak sepi,ruko-ruko yang berjajar masih tertutup rapat.Hanya beberapa warung
makan saja yang terlihat menunggu pembeli. Sebuah bangunan lantai dua jasa persewaan kamar mandi dan musholla Nampak menyalakan lampunya menyambut kedatangan rombongan kami

Hari Masih gelap,hanya terdengar suara gemuruh ombak yang bersahut-sahutan, sesekali Nampak kilat dilangit dingin angin laut kian terasa menembus kaos lengan panjang yang kupakai.bersama empat teman lainnya kami duduk-duduk santai dibatas pantai menunggu matahari menerangi pasir,

Pengunjung pagi ini tidak begitu ramai karena hari ini bukan hari libur.beberapa mahasiswa terlihat bermain air.sambil menikmati pemandangan seksi pantai utara yang dikelilingi oleh bukit-bukit hijau, mereka aksen dan bergaya di depan kamera. Setting parangtritis adalah kesempatan langka untuk mengabadikan potret diri ,pantai membuat kita seolah-olah sedang berfoto-foto di gurun pasir di Afrika, tak heran jika tempat ini sering digunakan untuk foto-foto prewedding. Dan disarankan untuk anda tidak berenang , karena ombak Pantai Parangtritis cukup berbahaya.

Banyak hal yang kita dinikmati selain pemandangan pantai yang mempesona di bibir pantai,kita juga bisa naik dokar (keretakuda), motor ATV, maupun paralayang yang sangat menantang adrenalin.sayangnya untuk paralayang kami tidak bisa menikmati karena panitia hanya member waktu sampai pukul 06.30 Untuk naik dokar, dikenakan taripRp. 20.000, untuk satu kali putaran bolak-balik,sedangkan untuk menyewa mobil ATV tarifnya adalah sekitarRp. 50.000, – hinggaRp. 100.000, – per setengah jam.Selain terkenal sebagai tempat rekreasi, Parangtritis juga merupakan tempat keramat. Banyak pengunjung yang datang untuk bermeditasi. Pantai ini merupakan salah satu tempat untuk melakukan upacara Labuhan dari Keraton Jogjakarta

Masyarakat setempat juga meyakini Pantai Parangtritis merupakan bagian dari daerah kekuasaan Ratu Selatan atau yang dikenal dengan nama Nyai Roro Kidul. Menurut mereka, Nyai Roro Kidul menyukai warna hijau, oleh karena itu wisatawan yang berkunjung keParangtritis disarankan tidak memakai baju berwarna hijau..

Namun kebersamaan kami diparangtritis harus berakhir,karna waktu sudah menujukan pukul 06.30,kami harus melajutkan perjalanan menuju kantor media massa untuk tujuan yang utama

725_582506078446975_1097108194_n sumaji_4D_09.1.01.07.0147

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s