Sejarah Wisata Pantai Tambak Rejo (by Zaenab)

Potensi wisata di kabupaten Blitar cukup banyak dan beragam. Jika dilihat dengan jeli potensi wisata kabupaten Blitar merupakan miniatur kawasan wisata Indonesia dengan keunggulan-keunggulan kawasan wisata nusantara telah mewakili semua, mulai dari wisata bahari, agro, religi, situs purbakala, maupun warna wisata hyang dari keseluruhan memiliki nilai sejarah dan kelebihan masing-masing. Akan tetapi potensi-potensi tersebut belum tersentuh konsep dengan baik. Terbukti beberapa potensi wisata terabaikan, padahal jika diolah dengan baik potensi wisata dapan menjadi icon dan menambah pendapatan asli daerah dibkidang pariwisata.

Selama ini orang hanya mengenal kota Blitar dengan wisata Candi Penataran dan makam Bung Karno Presiden RI yang pertama, yang juga mampu menyedot wisatawan domestik maupun mancanegara. Sedangkan di kabupaten Blitar, tepatnya Blitar bagian selatan lebih dikenal dengan wisata pantai Tambak Rejo dan Pantai Serang. Menurut masyarakat pantai ini kurang diminati wisatawan karena terlalu alami ( belum banyak dijamah orang ). Karena selama ini wasatawan dari Kediri lebih mengenal pantai Prigi atau popoh di Tulung Agung. Sehingga jika mendengar Tambak Rejo masih terdengar asing di telinga.

Pantai Tambak Rejo, pantai apa adanya ( masih perawan ) justru lebih menarik dan indah dinikmati oleh mata wisatawan. Mungkin letak / lokasi yang kurang strategis sehingga tidak banyakorang mengetahuinya. Pantai Tambak Rejo bisa dibuktikan keindahannya alamnya di desa Tambak Rejo, kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar dan bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih 2,5 jam dari kota Kediri. Jika dibanding dengan Pantai Serang, Pantai Tambak Rejo lebih banyak dikunjungi wisatawan di kabupaten Blitar. Pemandangan cukup Indah, pantai yang bersih, air laut yang biru, dan pasir putih yang terbentang menjadi sebuah teluk dengan panjang sekitar 10 km.

Keadaan ombak pantai Tambak Rejo tidak terlalu besar, wisatawan bisa bermain-main bahkan mandi di pantai atau sekedar berjemur dan berfoto-foto. Banyak wisatawan yang mandi pada sore hari setelah seharian bermain-main karena pada saat menjelang sore air pantai mudah mulai surut.

Di kawasan bibir pantai Tambak Rejo juga terdapat kampung nelayan dengan perahu-perahu yang berwarna-warni. Sumber mata pencaharian warga disekitar Tambak Rejo adalah mencari ikan. Selain itu dikawasan ini juga terdapat tempat pelelangan ikan, dan pasar ikan. Sehingga wisatawan tidak perlu khawatir jika ingin makan ikan yang masih segar atau bahkan untuk buah tangan langsung dari hasil tangkapan para nelayan.

Selain keunikan dan keindahan pantainya, pantai Tambak Rejo juga terkenal dengan budaya larung sesaji yang dilakukan setiap tahun dibulan Oktober. Pada saat ritual ini banyak sekali wisatawan lokal maupun internasional akan berdatangan untuk menyaksikan ritual tradisional ini. Ritual semacam ini masih sering dilakukan masyarakat lain yang hidup di sekitar pantai.

Dari segala sudut dan keistimewaan pantai Tambak Rejo tidak salah jika kita mencoba datang / berwisata kesana. Entah sekedar berfoto-foto atau bermain dan berlibur karena pariwisata daerah patut kita lestarikan bersama. (Zaenab_4D_09.1.01.07.0172_Feature)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s