Belajar di Luar Kelas Untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa

Selama ini muncul anggapan yang salah bahwa proses belajar mengajar harus selalu berada di dalam kelas. Belajar diluar kelas dianggap bukan proses belajar menajar dan sekedar sebagai suatu permainan belaka. Anggapan semacam ini sebenarnya perlu diluruskan karena seiring diberlakukannya tuntutan pembelajaran yang PAIKEM (Pembelajaran Aktif Inovatif Kreatif Efektif dan Menyenangkan) maka guru harus pandai-pandai dalam mencari terobosan baru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang memacu siswa berprestasi.

Siapapun dari kita yang terlibat dalam PBM entah itu siswa atau guru, kadang mengalami kejenuhan dalam proses belajar mengajar. Rasa jenuh dan bosan ini salah satunya disebabkan oleh karena tempat belajar belajar yang monoton pada satu tempat saja yaitu di dalam kelas. Padahal selain di kelas banyak sekali tempat-tempat lain di lingkungan sekolah yang bisa dijadikan sarana untuk belajar mengajar, misalnya : di ruang perpustakan, lapangan olahraga, lab. Multimedia, mushola, taman sekolah, dan lain sebagainya.

Selain untuk mengatasi kebosanan dan kejenuhan dalam belajar, maka proses belajar mengajar di luar kelas bisa meningkatkan motivasi siswa dalam belajar. Kita semua tahu bahwa kunci utama dalam keberhasilan pembelajaran terletak pada motivasi baik guru dan siswa. Motivasi bisa turun bila tak ada variasi dalam pembelajaran. Variasi juga rendah bila tempat pembelajaran juga monoton hanya dalam kelas saja. Maka tak ada salahnya untuk kembali membangkitkan agar siswa kembali bersemangat dan termotivasi dalam pembelajaran maka guru mencoba variasi pembelajaran dilakukan di luar kelas.

Taman sekolah alternatif pilihan pembelajaran Origami kali ini, taman sekolah yang juga merupakan sarana penting dalam rangka memperindah lingkungan sekolah. Semakin baik dan indah taman yang dibuat oleh sekolah SDN Kawedusan II, maka guru dan siswa semakin kerasan berada di lingkungan sekolah. Maka selain lapangan terbuka atau lapangan olahraga, guru dapat memanfaatkan taman sekolah untuk proses pembelajaran. Sambil duduk-duduk lesehan dengan santai guru dapat menerangkan dan berdialog dengan siswa dengan kondisi yang lebih rileks dan santai. Belajar dalam kondisi menyenangkan menyebabkan siswa menyukai pelajaran tersebut.

Proses melipat kertas (Origami) pada siswa kelas I SDN Kawedusan II ini sangat menyenangkan, mereka sangat antusias berimajinasi mengembangkan apa yang ada dalam pikiran mereka. Membuat bentuk binatang, rumah, buah, dan lain sebagainya. Beraneka warna kertas juga membuat mereka semakin tertarik untuk mengikuti pembelajaran rabu sore itu. Para siswa berlomba membuat bentuk-bentuk seunik mungkin untuk merebutkan hadiah yang sudah disiapkan oleh kakak-kakak KKN kelompok 43 gelombang 1. Selain berdialog, sore itu kakak-kakak KKN memberikan tayangan video origami kebeberapa siswa secara giliran supaya mereka tidak jenuh dan mereka dapat berkreasi.

Sampailah dipenghujung waktu, saatnya untuk mengakhiri pembelajaran, karena mereka berkewajiban untuk mengaji. Seru, menyenangkan untuk kegiatan satu ini. 10 April 2013 tak akan terlupakan bersama adik-adik SDN Kawedusan II. (Silvia Dwi Puspitasari_4-D_09.1.01.07.0140)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s