MAKAM MBAH AGENG BOTO PUTIH

Jum’at, 5 April 2013 kelompok KKN 43, Di Desa Kawedusan lebih tepatnya Dusun Bulurejo Kecamatan Plosoklaten siang itu mendapat tugas dari kepala dusun untuk membersihkan makam Raja-raja Kediri, singkat cerita tentang penemuan makam di dusun tersebut menurut juru kunci, diantaranya :

 

1. Prabu Sri Aji Djojobojo, Raja Kediri di Pamenang, ditemukan pesarehannya pada hari ahad kliwon tanggal 5 Agustus 1990 / 13 Syuro pukul 12.05 WIB, di Bulurejo Kawedusan Plosoklaten Kediri.

2. Permaisuri Sang Prabu Sri Aji Djojobojo, Dewi Soro, ditemukan pesarehannya pada hari ahad kliwon tanggal 5 Agustus 1990 / 13 Syuro pukul 00.25 WIB, nama diketahui minggu legi tanggal 30 September 1990 / 10 Maulud, di Bulurejo Kawedusan Plosoklaten Kediri.

3. Prabu Djojo Amidjojo, Raja Kediri di Pamenang, putra Prabu Sri Aji Djojobojo pesarehannya sudah lama ditemukan, penduduk sekitar menamakan Mbah Ageng Boto Putih. Diketahui nama sebenarnya Prabu Djojo Amidjojo pada ahad legi tanggal 13 September 1990 / 10 Maulud pukul 01.40 WIB, di Bulurejo Kawedusan Plosoklaten Kediri.

4. Permaisuri Prabu Djojo Amidjojo, Dewi Satami, pesarehannya berdekatan dengan Prabu Djojo Amidjojo yang juga sudah lama ditemukan, pada ahad kliwon tanggal 30 september 1990 / 10 Maulud pukul 01.45 WIB, di Bulurejo Kawedusan Plosoklaten Kediri.

5. Rahyan Wangking, pesarehannya sudah lama ditemukan,penduduk sekitar menamakan Raden Said. Diketahui nama sebenarnya Rahyan Wangking pada ahad kliwon tanggal 30 September 1990 / 10 Maulud pukul 02.45 WIB, lokasi pesarehan di ujung utara barat.

6. Rahyan Tumbal, pesarehannya ditemukan pada ahad legi 30 September 1990 / 10 Maulud pukul 02.15 WIB, lokasi pesarehan diluar tembok sebelah selatan ujung timur.

7. Nini Rukem, pesarehannya ditemukan pada ahad legi 30 September 1990 / 10 Maulud pukul 02.30 WIB, lokasi pesarehan diluar tembok sebelah barat ujung selatan.

8. Nini Randini, pesarehannya ditemukan pada ahad legi 30 September 1990 / 10 Maulud pukul 02.45 WIB, lokasi pesarehan diluar tembok sebelah selatan dekat sumur.

9. Ditemukan makam jauh dari lokasi tengah-tengah tanaman jagung belum diketahui namanya.

Ada kesembilan makam yang ditemukan, mitos warga sekitar tentang makam tersebut dibuat untuk pesugihan atau meminta bukan kepada Tuhan melainkan yang lain. (Silvia Dwi Puspitasari_4-D_09.1.01.07.0140)

Advertisements