TRAGEDI SRI             Plosoklaten Kamis,04 April 2013 posko KKN

TRAGEDI SRI

 

            Plosoklaten Kamis,04 April 2013 posko KKN kelompok 49 dikejutkan dengan peristiwa serangan sesak nafas mendadak yang dialami oleh salah seorang anggota yang bernama Sriwani (22) mahasiswa fakultas ekonomi prodi manajemen. Bukan hanya membuat panik anggota kelompok 49 saja, peristiwa Sri ini juga cukup mengejutkan warga sekitar posko sehingga banyak warga yang berdatangan untuk membantu atau hanya sekedar memastikan kondisi Sri.

            Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.30. Saat itu seluruh anggota kelompok 49 baru saja istirahat setelah melaksanakan program Bimbel di posko. Salah satu anggota KKN yang bernama Sandy mendapat pesan singkat dari Sri, meminta bantuan untuk dibelikan obat asma. Saat itu teman-teman KKN baru sadar bahwa Sri tidak berkumpul dengan teman-teman lain di ruang tamu. Sri ditemukan oleh teman-teman di dalam salah satu kamar di posko sudah dengan kondisi tidak sadarkan diri.  Sri lalu dibawa ke ruang tamu supaya mendapat udara yang lebih banyak. Karena untuk tahun ini, mahasiswa dari fakultas ilmu kesehatan tidak diwajibkan ikut KKN maka Sri hanya mendapat pertolongan pertama ala kadarnya dari teman-teman satu kelompok.

            Tidak ada satu pun tenaga medis yang ada di desa Sumberagung. Keterbatasan tenaga kesehatan membuat kondisi Sri tidak kunjung membaik. Klinik terdekat berada di desa Sidorejo Kec. Puncu. Kendalanya sekarang adalah tidak ada kendaraan yang dapat digunakan untuk membawa Sri ke klinik. Pukul 21.45 kepala dusun Sumberagung datang, dan beliau menyarankan agar Sri segera dibawa ke klinik. Segera beliau mencarikan kendaraan untuk membawa Sri ke klinik.

            Pukul 22.00 Sri dibawa ke klinik. Sri ditemani beberapa anggota KKN lain dan juga kepala dusun. Pukul 22.30 teman-teman di posko mendapat kabar bahwa kondisi Sri sudah berangsur stabil.

            Sri diketahui memang menderita sesak nafas sejak lama. Sesak nafas Sri kambuh dikarenakan rumah yang ditempati adalah rumah yang sudah lama tidak ditinggali karena penghuninya sudah meninggal sehingga sangat berdebu. Hal inilah yang memicu kambuhnya sesak nafas Sri yang notabene memiliki alergi debu. (Tanti Yuliani_4-D_09.1.01.07.0149)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s