“Dari Hoby Menjadi Hoki” Hoby vespa antik membawa rezeki (by Suci Purbatin)

hold

Yoshua Raga SH yang biasa dipanggil Yoshua merupakan salah satu penggila vespa antik. Kegilaannya dimulai ketika ia membeli sebuah vespa dengan uang hasil tabungannya sendiri. Awal pembelian vespa tersebut karena tidak adanya kesibukan. Setelah membeli vespa tersebut, ia mulai mengotak atik dan memodifikasi sendiri vespa yang dibeli sehingga menjadi menarik. Dan tanpa disangka vespa hasil modifikasinya dapat menarik hati pecinta vespa. Dari situlah Yoshua memiliki ide untuk menjadi makelar vespa antik.

Yoshua mulai mecari motor-motor vespa yang ingin dijual. Tidak hanya diwilayah rumahnya, ia mulai keluar wilayah tempat tnggalnya untuk mencari vespa. Setelah mendapatkan vespa ia akan mulai memodifikasi vespa agar menjadi menarik, karena kebanyakan barang yang ia dapatkan kurang dari kata layak. Selain itu pemodifikasian tersebut beralasan agar harga vespa tersebut dapat mendulang tinggi. Alhasil usaha yang diawali dengan berjualan HP ketika masih duduk di bangku XI SMA Plemahan, kemudian dilanjutkan dengan menjadi makelar motor vespa setelah lulus SMA 2008 hingga saat inidapat terlihat dari semakin banyaknya pesanan vespa dari para pecinta vespa dan teman-temannya.

Pria kelahiran Kediri, 2 April 1990 ini akhirnya memantapkan diri untuk lebih serius mejajaki usaha motor vespa. Dorongan dari kedua orang tua dan keluarga besar merupakan salah satu motivasi tersendiri baginya. Bahkan orang tuanya juga menyanggupi untuk memberikan sebuah modal membuat bengkel sederhana dengan seluruh peralatannya walaupun dengan kata “pinjam”. Dengan kata “pinjam” berarti ia harus dapat mempertanggungjawabkan pekerjaan yang telah ia pilih.

Dari sinilah Yoshua menjadi lebih sungguh-sungguh mengembangkan usahanya dalam berbagai bidang lainya tetapi masih berkaitan dengan hobinya vespa antik. Ia mulai melebarkan sayapnya pada jual beli mobil antik ketika ia tengah menempuh pendidikan di UNP Kediri semester 5 Pendidikan Bahasa Inggris. Sama dengan vespa, mobil yang ia beli juga jauh dari kata layak. Kemudian ia mulai memperbaiki dan memodifikasi mobil yang telah ia beli agar menjadi lebih menarik dan berkualitas.

Hingga saat ini pria yang beralamat dijalan Wilis, no 41 Pare ini masih terus melebarkan sayapnya pada bidang lainnya. Hal ini terlihat ketika saat ini ia juga mulai merambah pada bidang modifikasi helm dengan berbagai gambar. Dengan bengkel kecil yang dipinjami orang tuanya itulah ia menyulap vespa atau mobil antik yang tidak layak menjadi barang siap jual yang memiliki kualitas dan tentunya memiliki nilai jual tinggi.

Untuk pemasaran ia memilih untuk memasarkan sendiri barang jualannya, lewat BBM, toko online dan juga bengkelmiliknya. Hal ini dikarenakan ia dapat berinteraksi secara langsung dengan pembelinya sekaligus dapat belajar cara bernegosasi yang baik dengan para konsumennya. Pria berusia 23 tahun ini percaya bahwa dengan pelayanan yang baik dapat menimbulkan kesan yang baik pula, sehingga secara tidak langsung dapat menarik pembeli lainnya.

mg5341largeContoh modifikasi vespa

Walaupun usaha yang digelutinya berkembang cukup pesat namun ia juga pernah mengalami kerugian yang cukup besar. Hal ini terjadi ketika temannya membawa lari dua buah vespa miliknya. Namun ia tetap show must go on, karena ia memiliki prinsip “jangan telalu lama memikirkan sebuah masalah yang menimpa diri kita, tetapi harus lebih memikirkan bagaimana cara menyelesaiakan masalah tersebut”. Dari situ, ia lebih belajar tentang kehidupan dan tidak terlalu mudah memercayai seseorang. Karena dalam bisnis,siapapun dapat menjadi musuh yang tidak terlihat. Selain itu motivasi dari orang tua dan omnya yang juga pengusaha, turut memberikan suport yang dapat membangkitkannya dari keterpurukan.

Dari berbagai pengalaman hidup yang ia alami, ia dapat mendapatkan berbagai hikmah baik secara materi dan rohani. Ia sudah dapat menghidupi dirinya tanpa meminta dari orang tua, termasuk biaya kualiahnya. Mobil Luxio juga merupakan bukti perjuangannya. Selain itu, ia juga secara tidak langsung mendapatkan kepuasan tersendiri, karena dapat menyalurkan hobynya.

Pada kesempatan wawancara ini, pria yang sekarang sedang menempuh KKN di desa Plosorejo ini juga memberikan beberapa tips menjadi seorang makelar vespa antik. Yang pertama jangan mudah putus asa, berani menanggung resiko, kreativitas, mempertahankan mutu, belajar menjalin relasi yang baik dengan semua orang, dan rajin mengikuti berbagai event tentang mobil dan motor antik.

Usaha kost-kostan merupakan salah satu cita-cita yang masih ingin ia wujudkan, sebagai tabungan masa tua katanya. Untuk mencoba usaha lainnya ia masih belum memiliki niatan, hal ini karena ia ingin lebih fokus pada usaha yang ia terjuni dan tetap menjaga kualitasnya sehingga akan dapat terus dapat berkembang.

Dari pengalaman hidup ini, hal positif yang dapat kita ambil ialah, hoby akan dapat menghasilkan apabila terus ditekuni dan dikerjakan dengan hati. Karena apapun yang dikerjakan dengan hati akan dapat menghasilkan kepuasan tersendiri, dan tentunya tidak menutup kemungkinan akan dapat menghasilkan sesuatu lainnya yang tidak pernah kita bayangkan.

(Suci Purbatin_4D_09.1.01.07.0146_Feature)

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s